Latar Belakang

Pendidikan yang menekankan pada penguatan Al Qur’an semenjak dini. Namun, fenomena anak-anak yang telah lulus dari sekolah Islam atau tengah bersekolah di sekolah-sekolah Islam namun pembiasaan berhijab, sadar sholat dan membaca Al Qur’an belum mengakar sehingga kurang memahami apalagi mengimplementasikan nilai-nilai terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari di luar sekolah. Demikian juga dengan kadar aqidah dan ketaatan kepada Allah.
 
Inilah yang mendasari Bapak Arafah Kube, ST dan Ibu Dr. Erna Tri Herdiani,
M.Si memilih mendirikan sebuah lembaga pendidikan Islam terpadu dengan
mengangkat moto ; sukses dunia akhirat. Dipilihlah nama seorang ilmuwan
muslim Abu Rayhan al-Biruni (973-1048 M), elit ilmuwan terbesar sepanjang
masa yang sejatinya polymath Persia Muslim. Al Biruni adalah ilmuwan ahli
dalam berbagai cabang keilmuan, termasuk sejarah, fisika, matematika,
astronomi, linguistik, perbandingan agama, dan ilmu bumi.
 
Kerja keras, sumbangsih, pemikiran ilmiah dan metodologi Islam dalam
hampir berbagai bidang – bidang sains ini yang kemudian menginspirasi
berdirinya Sekolah Islam Terpadu Al Biruni. Dengan harapan bahwa sekolah
nantinya akan menghasilkan pribadi-pribadi muslim berkarakter kuat dan
mampu memberikan kontribusi bagi dunia.